Akhirnya Terungkap Juga, Durasi 1 Hari di Planet Neptunus
Dengan melacak beberapa fitur tertentu di atmosfir, peneliti berhasil melakukan pengukuran akurat pertama terhadap periode rotasi planet Neptunus. Ternyata, satu hari di planet itu berlangsung tepat selama 15 jam, 57 menit dan 59 detik.
Wah, Ilmuwan Temukan Bulan Baru di Tata Surya
Pluto yang jauh dan kecil ternyata telah lama menyembunyikan sesuatu dari Bumi. Planet jauh itu ternyata menyembunyikan bulan baru.
Pada Rabu (20/7), NASA mengumumkan, Hubble Space Telescope menemukan bulan keempat yang mengitari planet yang diturunkan 'pangkatnya' dari planet menjadi planet kerdil.
Pada Rabu (20/7), NASA mengumumkan, Hubble Space Telescope menemukan bulan keempat yang mengitari planet yang diturunkan 'pangkatnya' dari planet menjadi planet kerdil.
Ditemukan, Masa Air Tertua dan Terbesar di Jagat Raya
Sejumlah astronom telah menemukan jejak massa air tertua dan terbesar yang pernah terdeteksi di jagat raya ini.
Awan raksasa yang berumur 12 miliar tahun ini setara dengan 140 triliun kali lebih banyak dari seluruh massa air yang bisa dikumpulkan di Bumi.
Uap atau awan raksasa ini diketahui mengelilingi lubang hitam supermasif bernama Quasar yang letaknya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Penemuan itu lalu menunjukkan, air itu telah ada hampir semenjak jagat raya terbentuk.
Awan raksasa yang berumur 12 miliar tahun ini setara dengan 140 triliun kali lebih banyak dari seluruh massa air yang bisa dikumpulkan di Bumi.
Uap atau awan raksasa ini diketahui mengelilingi lubang hitam supermasif bernama Quasar yang letaknya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Penemuan itu lalu menunjukkan, air itu telah ada hampir semenjak jagat raya terbentuk.
Kisah Penemuan Galakso Bima Sakti
Bila kita memiliki kesempatan untuk pergi ke daerah yang jauh dari cahaya lampu perkotaan dan cuaca betul-betul cerah tanpa awan, kita akan dapat melihat selarik kabut yang membentang di langit. “Kabut” itu ikut bergerak sesuai dengan gerakan semu langit, terbit di timur dan terbenam di barat.
NASA Temukan 'Aliran Sungai' di Mars
Kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRiSE) yang ada pada Mars Reconaissance Orbiter (MRO) berhasil menangkap citra guratan pada kawah curam di Mars.
Para ilmuwan mempercayai, guratan tersebut merupakan tanda keberadaan air yang mengalir layaknya sungai.
Para ilmuwan mempercayai, guratan tersebut merupakan tanda keberadaan air yang mengalir layaknya sungai.
Langganan:
Postingan (Atom)
Category
- Aneh tapi Nyata (3)
- ARKEOLOGI (11)
- ASTRONOMI (16)
- FC Barcelona (36)
- INSPIRASI (6)
- Kata-Kata Bijak (1)
- KESEHATAN (1)
- Mari Berwisata (8)
- Misteri (8)
- Sains (27)
- Sports (37)
- Tau Gak Loe???? (16)
- Teknologi (8)
- Tips and Trick (12)
Profil Ane
- Ryan'Vallenz'
- I am just an ordinary person who always want to be different and be a qualified person in every action and word.
Visitors
Blog Archive
-
▼
2012
(74)
-
▼
Februari
(15)
- Menakjubkan, Hujan Api di Matahari Terekam oleh NASA
- 2 Black Hole Besar Ditemukan di Pusat Galaksi Mark...
- Risiko Lubang Hitam Kian Menakutkan
- Terungkap Dua Rahasia Perilaku Terbesar Semesta
- Apa Beda Asteroid, Komet, dan Meteoroid?
- Akhirnya Terungkap Juga, Durasi 1 Hari di Planet N...
- Wah, Ilmuwan Temukan Bulan Baru di Tata Surya
- Ditemukan, Masa Air Tertua dan Terbesar di Jagat Raya
- Kisah Penemuan Galakso Bima Sakti
- NASA Temukan 'Aliran Sungai' di Mars
- Ditemukan Bintang Terdingin Lebih Dingin dari Api
- NASA Merilis Foto-foto Dari Lokasi Pendaratan Manu...
- Kepler-16b, Planet Unik yang Memiliki Dua Matahari
- Bintik Misterius di Planet Uranus
- Apakah Mahluk Planet Lain Sungguh Ada?
-
▼
Februari
(15)